Kedelai

“Komoditas kedelai di daerah ini mengalami peningkatan signifikan atau sekitar 34,42 persen dari produksi di tahun 2011,” kata Bidang Statistik Produksi BPS Sulbar Wisman Nainggolan di Mamuju, Jumat.
Mamuju (ANTARA Sulbar) – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan produksi komoditas tanaman kedelai di Sulawesi Barat, hingga akhir tahun 2012, tercatat mencapai 3.222 ton biji kering atau meningkat jika dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang hanya 789 ton.

“Komoditas kedelai di daerah ini mengalami peningkatan signifikan atau sekitar 34,42 persen dari produksi di tahun 2011,” kata Bidang Statistik Produksi BPS Sulbar Wisman Nainggolan di Mamuju, Jumat.

Menurutnya, kenaikan produksi kedelai disebabkan adanya penambahan luas areal panen di tahun 2012 sekitar 257 hektare atau setara 20,78 persen.

“Kenaikan produksi kedelai di Sulbar juga didukung peningkatan produktivitas sekitar 2,15 kuintal/hektare atau setara 15,59 persen,” ungkapnya.

Ia menyampaikan angka ramalan I produksi kedelai tahun 2013 diperkirakan sebesar 3.256 ton biji kering atau naik sekitar 34 ton atau 1,05 persen dibandingkan dengan produksi 2012.

Cengkeh

Jelang memasuki bulan suci ramadhan, para petani cengkeh di desa Tallambalao berbondong-bondong memetik cengkehnya.

Hal itu, diungkapkan salah satu anak petani cengkeh di desa Tallambalao, Iswar bahwa para petani cengkeh yang ada dikampungnya itu (Tallambalao.red), menuai panen yang melimpah. Apa lagi dengan cengkeh yang melimpah itu bertempatan dengan memasuki bulan suci ramdhan.

“Petani cengkeh pada umumnya di kampung saya sangat merasa bersyukur karena menjelang ramadhan cengkeh menuai hasil/panen yang dimana sekarang warga sedang berbondong-bondong untuk memanen hasil pertaniannya yaitu memetik cengkeh.

Kakao (Coklat)

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menyatakan tetap menyiapkan program kegiatan sambung samping kakao guna mendukung upaya peningkatan produksi dan produktifitas buah kakao di daerahnya.

“Alokasi anggaran untuk program sambung samping kakao sudah siap. Jika tidak salah dukungan anggaran yang tersedia sekitar Rp350 juta yang diplot melalui APBD tahun 2014,” kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Mateng, Trikora Wahab di Mamuju, Senin.

Menurutnya, jumlah dana untuk kegiatan sambung samping kakao tentu belum sebanding dengan luas kawasan yang ada, namun hal tersebut bisa dipahami karena kemampuan anggaran daerah ini masih sangat terbatas.

“Dana yang minim itu akan kita maksimalkan untuk mendukung program pengembangan kakao. Kami berharap pengembangan komoditi kakao mampu menambah pendapatan petani kita,” jelas Trikora.

Jeruk NIpis

Dua kabupaten di Sulbar mengembangkan tanaman jeruk untuk meningkatkan ekonomi dari sektor pertanian,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulbar, Ir. Muhammad Abduh, di Mamuju.

“Di dua wilayah itu (Mamuju dan Mamuju Utara), produksi jeruk mencapai 70 ribu ton per tahun dan produksinya akan terus dikembangkan agar terus mengalami peningkatan,” katanya lagi.

Menurut Muhammad Abduh, saat ini di Kabupaten Mamasa juga tengah dikembangkan tanaman buah manggis dengan produksi mencapai 80 ribu ton, karena daerah itu sangat cocok untuk mengembangkan tanaman manggis. Selain itu, udara di Kabupaten Mamasa yang dingin karena berada di atas pegunungan, membuatnya juga cocok untuk ditanami terong belanda.

Masih menurutnya, selain mengembangkan jeruk manis, Kabupaten Mamuju rupanya juga sedang berusaha mengembangkan buah durian dengan produksi 3,987 ton. Jenis durian yang dikembangkan di Mamuju adalah jenis durian Karo.

“Pembagian wilayah di Sulbar dalam rangka mengembangkan tanaman buah-buahan karena sektor tanaman itu juga diharapkan menopang ekonomi Sulbar.

Jeruk Nipis

Akibat langkanya stok kiriman buah dari Sarudu, Mamuju Tengah selama sebulan ini, harga buah jeruk nipis di pasar Baru Mamuju, mengalami kenaikan harga yang cukup drastis.

Sebelum mengalami kenaikan, harga jeruk nipis berada di kisaran 8.000 rupiah per kilogramnya, dan kini naik mencapai Rp. 25.000 per Kilo.

“Ada nanti yang datang mahalmi dibelikan, Kemarin saya beli Satu karung yang kemasan 25 Kilogram saya bayar lebih dari Satu Juta Rupiah pak,”ungkap Hj. Mira, salah seorang pedagang di pasar baru Mamuju, saat diwawancarai awak media, Kamis, (19/10/2017).

Pihaknya juga menambahkan, adapun harga yang di patok oleh para pedagang saat ini, seharga 5.000 rupiah, untuk dua buah jeruk nipis.

 

Jagung

“Daerah Mateng berpotensi untuk membawa daerah ini menjadi penghasil jagung terbesar di Provinsi Sulbar…

Gubernur Sulawesi Barat, H Anwar Adnan Saleh memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan produksi komoditi jagung di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

“Daerah Mateng berpotensi untuk membawa daerah ini menjadi penghasil jagung terbesar di Provinsi Sulbar. Ini yang harus kita apresiasi atas kerja keras Bupati Mateng beserta jajarannya,” kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin.

Gubernur menyebutkan, dirinya telah melakukan panen perdana jagung di Desa Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah belum lama ini.

“Pemerintah telah menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 250 ton tahap kedua dan penyerahan satu unit mesin pengering jagung. Hal ini untuk memudahkan petani untuk melaksanakan program pengembangan komoditi jagung di Sulbar,” terang Anwar.

Anwar yang akan segera mengakhiri masa tugasnya selaku gubernur mengatakan, Kabupaten Mateng adalah salah satu kabupaten di Sulbar yang memiliki potensi produksi jagung terbesar. Dengan adanya produksi jagung di Kabupaten Mateng yang sekitar 400 ribu ton lebih tahun 2016, tahun 2017 Sulbar akan bisa menjawab minimal sepertiga kebutuhan jagung dalam negeri. Karena hingga saat ini, Indonesia masih menginpor 3 juta ton jagung setiap tahun.

Durian

Buah durian melimpah ruah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Hampir sepanjang kalan berjejer penjual buah durian.

Seorang penjual durian, Sukri Anwar, menuturkan, durian sudah melimpah di awal musim. Sehingga harganya tidak terlalu mahal. “Per buah rata-rata Rp3.000. Itu ukuran sedang,” katanya, Minggu (13/12/2015).

Mateng semakin dibanjiri durian menjelang puncak peringatan HUT-nya ke-3. Durian seperti mengalir dari arah pegunungan.

Jalan di Kota Topoyo yang tidak terlalu luas semakin sempit. Banyak kendaraan yang parkir di bibir jalan untuk mencicipi durian khas Mateng.

Kabupaten Mateng berada di sebelah utara Kabupaten Mamuju. Jaraknya sekitar 180 kilometer. Penduduknya mayoritas berprofesi sebagai petani.

Tomat

Tomat merupakan satu dari sayuran yang paling banyak dibudidayakan di mamuju tengah.

Sebagai sayuran buah, tomat merupakan sumber vitamin A dan C. Tomat tumbuh baik pada temperatur 20 -27oC, pembentuknan buah terhambat pada temperatur >30 oC atau < 10 oC. Tomat baik ditanam pada tanah yang berdrainasi baik, dengan pH optimum 6.0 – 7.0. Tomat dapat ditanam sebagai rotasi pada lahan sawah. Hindari menanam tomat pada lahan yang sebelumnya ditanami tanaman dari keluarga Solanaceae, seperti: terung, cabai, tomat dan yang lainnya untuk menghindarkan hama dan penyakit.

Beberapa tipe tomat yang dibudidayakan antara lain:  buah segar (biasanya berwarna merah dengan variasi dalam bentuk, ukuran dan warna); chery – buah kecil; dan prosesing – buah dengan warna merah yang kuat dan tinggi dalam kandungan bahan padat, sesuai untuk dibuat pasta, sup atau saos. Berdasarkan pertumbuhannya, tomat diklasifikasikan sebagai determinat (menyemak, pendek) dimana pertumbuhan batang diakhiri dengan karangan bunga, semideterminat atau indeterminat (tinggi) tumbuh berterusan menghasilkan daun dan bunga. Pada indeterminat, memungkinkan masa panen yang lebih panjang, yang mungkin bermanfaat pada waktu harga berfluktuasi, akan tetapi jenis ini perlu menggunakan turus dan harus dipangkas secara teratur yang dapat menambah tenaga kerja. Untuk varietas yang ditanam dapat dipilih berdasarkan varietas yang tahan penyakit, disesuaikan dengan musim, atau varietas hibrida maupun OP, tergantung dari kebutuhan budi daya.

Kelapa Sawit

Pada awal tahun 2000-an para petani kakao dann jeruk sangat menyenangkan,apalagi saat indonesia mengalami krisis ekonomi harga kakao melonjak tinggi . namun tidak demikian halnya dengan jeruk . pemerintah mengeluarkan niaga jeruk yang menyebabkan pasaran jeruk tidak jelas dan banyak pohon kakao terserang hama. Sehingga banyak petani beralih ke tanaman sawit.

Para transmigran yang membangun wilayah sulawesi barat,selain mempertahankan padi sebagai hasil bumi ,mengembangkan komuditas perkebunan yakni sawit. Saat ini kabupaten mamuju tengah yang baru satu tahun it sangat mengandalkan sektor perkebunan untuk menopang pembangunan perekonomian daerah

Petani sawit di mamuju tengah memiliki pendapatan bersih RP45 jt.perbulan dari lahan sawit 10 petak. Atas dasa Mantan bupati mamuju Junda maulana ,mengungkapkan ,setelah sawit menjadi primadona petani, alih fungsi lahan tida

Mantan bupati mamuju Junda maulana ,mengungkapkan ,setelah sawit menjadi primadona petani, alih fungsi lahan tidak bisa di bendung lagi. Data badan pusat statistik(BPS) 2012 menyebutkan lahan mamuju tengah seluas 11.644,21 hektare.

Pisang

Pisang di Mamuju Tengah sudah menjadi komoditi `ekspor` ke sejumlah daerah di Kalimantan, itu artinya peluang mengembangkan pisang menjanjikan karena pasarannya sangat jelas,” katanya. 

Mamuju (ANTARA Sulbar) – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menjadikan tanaman buah pisang sebagai komoditas andalan ekonomi daerah yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mamuju Tengah merupakan tanah yang subur yang di wilayahnya banyak dikembangkan tanaman pisang karena alamnya yang cocok, tanaman pisang dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,” kata Pengemban Bupati Mamuju Tengah Ismail Zainuddin di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan apabila komoditas pisang dikelola secara maksimal melalui industri maka hasilnya akan lebih bernilai ekonomis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pisang di Mamuju Tengah sudah menjadi komoditi `ekspor` ke sejumlah daerah di Kalimantan, itu artinya peluang mengembangkan pisang menjanjikan karena pasarannya sangat jelas,” katanya.

Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan perhatian penuh untuk pengembangan pisang di Mamuju Tengah.

 

www.000webhost.com