Kelapa Sawit

Pada awal tahun 2000-an para petani kakao dann jeruk sangat menyenangkan,apalagi saat indonesia mengalami krisis ekonomi harga kakao melonjak tinggi . namun tidak demikian halnya dengan jeruk . pemerintah mengeluarkan niaga jeruk yang menyebabkan pasaran jeruk tidak jelas dan banyak pohon kakao terserang hama. Sehingga banyak petani beralih ke tanaman sawit.

Para transmigran yang membangun wilayah sulawesi barat,selain mempertahankan padi sebagai hasil bumi ,mengembangkan komuditas perkebunan yakni sawit. Saat ini kabupaten mamuju tengah yang baru satu tahun it sangat mengandalkan sektor perkebunan untuk menopang pembangunan perekonomian daerah

Petani sawit di mamuju tengah memiliki pendapatan bersih RP45 jt.perbulan dari lahan sawit 10 petak. Atas dasa Mantan bupati mamuju Junda maulana ,mengungkapkan ,setelah sawit menjadi primadona petani, alih fungsi lahan tida

Mantan bupati mamuju Junda maulana ,mengungkapkan ,setelah sawit menjadi primadona petani, alih fungsi lahan tidak bisa di bendung lagi. Data badan pusat statistik(BPS) 2012 menyebutkan lahan mamuju tengah seluas 11.644,21 hektare.